|
|
Eat in the candlelight Sumber: dokumentasi pribadi |
Koordinator kegiatan Satoegaris, Luthfi Madina, menyampaikan bahwa memerlukan kurang lebih 5 bulan untuk mengadakan kegiatan ini, berawal dari ide hingga persiapan dan eksekusi ide kegiatan. Ia menuturkan bahwa karya yang dipajang tidak ada kriteria atau tinjauan khusus selama tidak mengandung penyinggungan unsur SARA, pornografi, dan politik. Para perupa yang turut serta dalam kegiatan ini masih tergolong perupa muda, ini bertujuan agar mereka berani menunjukkan karya mereka dan memberikan wadah lebih bagi karya-karya yang telah mereka hasilkan. Pemilihan tajuk kata Satoegaris sendiri diilhami oleh momentum peringatan Sumpah Pemuda yang diharapkan dapat menampilkan karya serta wajah baru di dalam lingkup dunia seni Sulawesi Utara sehingga akan tumbuh juga harapan dan semangat baru dengan landasan kolektivitas yang rapi.
Para perupa yang ada memiliki latar belakang berbeda-beda. Berasal dari beberapa institusi pendidikan yakni Universitas Sam Ratulangi, Universitas Negeri Manado, Politeknik Negeri Manado, bahkan keikutsertaan dari mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Karya yang ditampilkan di sini dibuat oleh perupa laki-laki dan perempuan, mahasiswa aktif dan alumni dari universitas yang telah disebutkan sebelumnya. Bahkan tidak tanggung-tanggung, beberapa karya yang ditampilkan dalam pameran kali ini telah dipinang oleh kolektor karya seni yang ada.
Tidak hanya pameran seni rupa, dalam kegiatan ini ada beberapa kegiatan menarik lainnya. Rangkaian kegiatan lain seperti diskusi seni, pemutaran film, Art Workshop, acara seremonial pembukaan atau penutupan dan keberadaan Marketplace. Kegiatan penutupan sendiri berlangsung dari jam 4 sore hingga menuju larut malam karena mengingat hari minggu merupakan akhir pekan yang digunakan orang-orang untuk bersantai. Luthfi menambahkan, Satoegaris jilid 2 sangat diharapkan ada di kemudian hari menjadi annual event kebudayaan dan didukung oleh lebih banyak lagi perupa-perupa muda Sulawesi Utara. Semoga inisiasi ini bisa terjalankan kembali, ya!


0 komentar:
Posting Komentar