Senin, 10 Maret 2014

KAMPUS MASIH DIJAGA APARAT TNI DAN POLISI

Jumat, (07/03) aparat kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih terlihat berjaga di depan pintu masuk Kampus Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Penjagaan ini berlangsung sejak kejadian pembakaran gedung perkuliahan yang dilakukan rabu (05/03) kemarin. A. S Bassang, selaku Koordinator Pos Penjagaan Jumat, (07/03), menuturkan, ada sekitar 250 personil yang diturunkan untuk penjagaan di pos-pos yang ada di Kampus, dan merupakan gabungan dari TNI, Polda, Brimob, dan Polresta, dan Polsek.
“Sejauh ini kondisi di Unsrat masih aman terkendali” ungkap Bassang pada kru-Inovasi. terkait aksi pembakaran yang terjadi kemarin, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pemanggilan terhadap saksi-saksi yang diduga mengetahui pelaku pembakaran kemarin. “sudah ada beberapa tersangka yang ditangkap, dan proses masih terus berlanjut. Kalau siapa saja yang ditangkap, Polresta lebih tahu.” Lanjut Bassang.

Usai aksi pembakaran kemarin (05/03), polisi menemukan satu tas panah wayer di seputaran lokasi pelemparan batu. Tapi, belum diketahui pasti siapa kelompok yang menggunakan panah wayer saat bentrok kemarin. Bassang juga menyampaikan, penjagaan akan terus dilakukan hingga kondisi di Unsrat kondusif.(dd)
Polisi berjaga di belakang gedung baru Fakultas Hukum

Polisi berjaga di depan kampus-Fisip

Polisi yang berjaga di Lobby Fisip

suasana kampus yang terlihat lengang-terlihat polisi yang berjaga

0 komentar:

Posting Komentar