Legenda
gunung Bromo berkaitan dengan legenda Kawasan Tengger. Menurut legenda, pada
akhir abad 15, seorang putri keturunan kerajaan Majapahit, Rara Anteng, menikah
dengan joko Seger. Nama Tengger merupakan perpaduan dari akhir nama Rara Anteng
(Teng) dan Joko Seger (Ger).
Setelah
beberapa lama, pasangan tersebut berumah tangga, belum juga dikaruniai
keturunan kemudian diputuskanlah untuk naik ke puncak gunung Bromo untuk
bersemedi dengan penuh kepercayaan kepada yang maha Kuasa agar dikaruniai
keturunan. Permintaan mereka akhirnya dikabulkan dengan syarat anak bungsu
harus dikorbankan ke dalam kawah Bromo.
![]() |
| gambar ilustrasi didapat dari Museum Merapi, Jogjakarta |
Cerita
tersebut didapatkan dari tulisan serta gambar yang dipamerkan dalam Museum
gunung Merapi. Kru Inovasi berkunjung ke Museum Merapi pada Selasa, 08 Maret
2014, sehari sebelum pesta Pemilu diadakan serentak seluruh Indonesia. (dd)

0 komentar:
Posting Komentar