“Berani Mencoba dan Jangan Takut Untuk gagal”
Di tempat baru
itu yang didapatnya dari mengontrak pada koperasi Pengadilan Militer, Mulyono
pelan-pelan merintis usahanya. Berawal dari menjual bakso, resep yang
diturunkan dari ibunya yang juga memiliki jiwa dagang kuliner. Kemudian dia
tertarik untuk membuat malabar Giling. Dari penuturan pria yang berperawakan
besar ini, resep “malabar Giling’ adalah inovasi yang dimunculkannya dalam dunia
kuliner. “waktu itu belum ada yang bikin malabar giling yang seribuan kayak
gini, seluruh indonesia lho. Makanya aku pede bikin di manado, trus laku
keras”. Saat ini pria yang memiliki latar belakang pendidikan listrik ini sudah
memiliki empat buah gerobak yang menjual gorengan mulai dari pisang, malabar,
tahu isi. Hingga makanan berat lalapan, soto ayam, rawon, nasi goreng.
Motto hidup
yang selalu menjadi pegangan Mulyono ialah ‘berani mencoba dan jangan takut
gagal”. Meski dulunya pernah menduduki jabatan penting di salah satu perusahaan
swasta. Tak membuat jiwa wiraswasta dalam diri Mulyono padam. Keinginannya
untuk memiliki usaha sendiri dan tak makan gaji membuatnya bertekad keluar dan
membuat usaha sendiri meski dimulai dari nol. Menjajakan bakso keliling pernah
dilakoninya, satu hal yang terus tertanam di benaknya ialah keinginan untuk
maju.
Kini Mulyono
menjadi salah satu pemilik dari beberapa gerobak tempat makan yang terletak di samping
Pengadilan Militer dekat pasar swalayan Golden. berada di lokasi strategis menjadikan tempat ini tak pernah sepi
pengunjung, bahkan menjelang malam orang-orang bisa antri makan di tempat ini.
Ide-ide Mulyono yang memahami selera warga manado menjadikan makanan di
tempatnya selalu dicari. Menyajikan makanan yang pedas gurih dan selalu hangat,
pelayanannya terbilang cepat ketimbang tempat makan lain membuat pengunjung
puas untuk sering mampir ke tempat ini.
Oleh: Deysi Kanal
0 komentar:
Posting Komentar