Rabu, 12 Maret 2014

Aksi Damai Mahasiswa Fakultas Teknik Unsrat



Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)- ratusan mahasiswa fakultas Teknik menggelar aksi damai di depan jurusan Arsitek dan Elektro, gedung yang terbakar pekan lalu akibat bentrok yang terjadi di Universitas Sam Ratulangi. Aksi damai yang dilakukan pada rabu, (12/03) pukul 15.00 wita diikuti ratusan mahasiswa, dosen, hingga alumni berbagai angkatan fakultas Teknik. Aksi ini berlangsung hikmat. Seorang mahasiswi memimpin pujian lalu berdoa. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemasangan lilin di atas tulisan 05 Maret, sebagai bentuk momentum mengenang peristiwa yang terjadi 05 Maret 2014 pekan lalu.
Ari Lumenta, dosen Teknik jurusan Elektro menuturkan, “ aksi damai ini bertujuan menuntut keadilan sampai tuntas dalam hal ini kepada pihak kepolisian, agar menyelesaikannya sampai tuntas. Inilah yang kami harapkan. Aksi hari ini merupakan gabungan dari seluruh jurusan yang ada di Teknik, yakni Elektro, Sipil, Mesin, dan Arsitek.
Aksi yang diprakarsai oleh sejumlah pimpinan lembaga mahasiswa Teknik ini merupakan salah satu rangkaian dari agenda yang direncanakan dalam aksi damai Rabu, (12/03). “Kami sebagai keluarga besar fakultas Teknik melalui aksi ini, ingin menunjukkan kepada media ataupun publik tentang apa yang sebenarnya melalui agenda yang sudah kami rencanakan bersama. Agenda pertama, memberikan bukti-bukti yang kami kumpulkan dari berbagai elemen yang ada baik mahasiswa maupun teman-teman media, dijadikan dalam satu laporan, dan tadi telah diserahkan kepada bapak Wamen selaku pelaksana tugas Rektor Universitas Sam Ratulangi (baca Unsrat). Agenda yang kedua, kita sebagai mahasiswa, alumni, maupun dosen diberi izin untuk mengawal proses penyelidikan untuk menangkap tidak saja pelaku lapangan,  namun juga otak di balik semua peristiwa ini.  Agenda ketiga, kita semua mahasiswa fakultas Teknik, alumni, beserta dosen mengenang bagaimana perkuliahan kita dan juga ke depannya untuk tidak menyerah melanjutkan studi tanpa kecewa dengan keadaan.” Jelas Setiawan Mulyani Putra, alumni Mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2003. Lebih lanjut, Setiawan menuturkan bahwa aksi damai ini ingin menunjukkan kepada publik bahwa Teknik tidak perlu melakukan kekerasan.
Aksi Damai yang dilakukan masyarakat Kampus Teknik-Unsrat ini, menjadi pembuka jalan bagi terwujudnya rekonsiliasi perdamaian di Universitas Sam Ratulangi. Di saat yang bersamaan, Prof. Dr. Musliar Kasim, MS selaku Pelaksana tugas rektor berada di fakultas Kedokteran (Faked) melakukan pertemuan dengan dosen, dan mahasiswa disana. Dilanjutkan dengan kunjungan ke fakultas Hukum. (Dedhe)

1 komentar:

  1. Salut untuk Inovasi Unsrat yang telah menjadi pelopor jurnalis mahasiswa.
    Semoga berita yang dimuat semakin aktual dan dapat dipercaya.

    Untuk mendapatkan Update berita tentang fakultas teknik dapat mengunjungi laman kami di http://tragedi503.blogspot.com/

    -- Hidup JURNALIS MAHASISWA --

    BalasHapus