Senin (3/3), disela aksi demo
mahasiswa Universitas Sam Ratulangi
(baca: Unsrat), ada hal menarik yang
terjadi, yakni diturunkannya pasukan barikade Polwan yang berjumlah delapan orang untuk turut mengamankan jalannya aksi demo. Menariknya kehadiran polwan-polwan cantik tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa yang sedang berdemo di depan kantor Rektorat.
Keberadaan polwan-polwan cantik itu sempat di gunakan sebagai ‘refreshing
mata’ sejenak oleh beberapa mahasiswa yang awalnya panas oleh situasi demo.
Salah satu dari polwan yang berbaris mengamankan, menjadi obyek cerita selingan
oleh orator dan mahasiswa. Ditengah orasinya salah satu orator dari fakultas
kedokteran mengungkapkan bahagianya ‘disambut’ oleh polwan cantik yang saat itu
tengah berdiri di sebelahnya. “kalau
bagini, biar sampe besok pagi rektor turun kita mo tunggu, asal sama-sama deng
natalia” ujarnya di sambut sorakan gembira dari para demonstran yang lain.
Polwan yang berdiri tepat di sebelah orator dengan nametag bertuliskan ‘Natalia’ hanya tersipu dan semakin tersipu
kala beberapa dari demonstran mulai meneriakkan namanya sambil bernyanyi. Lagu
yang awalnya berlarik “reformasi sampai
menang” pun berubah menjadi “Natalia! Natalia! Natalia! Sampai menang!”.
Walaupun dengan tersipu, Natalia sang polwan cantik menerima tawaran dari
orator untuk menyampaikan aspirasinya “Kami disini hanya menjalankan tugas,
pesan saya, silahkan kalian menyampaikan aspirasi, asal jangan anarkis” Ujarnya
sembari tersenyum dan di sambut teriakan gembira dari sebagian demonstran.
(ilona)
0 komentar:
Posting Komentar