Selasa, 04 Maret 2014

MOSI TIDAK PERCAYA UNTUK REKTOR UNIVERSITAS SAM RATULANGI



Kekisruhan yang terjadi dalam internal Universitas Sam Ratulangi (baca: Unsrat) belum berakhir. Pekan lalu, Prof. Max Mantik SpA, Guru besar di Fakultas Kedokteran dalam orasinya hari Selasa (25/2) menyampaikan Mosi Tidak Percaya kepada Rektor Unsrat di hadapan rektor, dan para demonstran yang terdiri dari mahasiswa, dosen, serta alumni fakultas Kedokteran.
Berikut adalah pernyataan  resmi yang disampaikan dalam orasinya yang sempat direkam kru Inovasi di depan gedung Rektorat Unsrat.
1.     Rektor tidak mematuhi etika kaidah hukum yang berlaku
2.    Rektor mengintervensi atau merekayasa proses pemilihan Dekan yang menimbulkan penolakan dari civitas akademika Fakultas Kedokteran Unsrat.
3.      Kegagalan kepemimpinan rektor Unsrat dapat mengakibatkan proses pendidikan yang tidak kondusif.
4.      Ada kecenderungan membangun rezim dan membentuk tirani di Unsrat.
“Kami menyatakan ini karena kecintaan kami kepada bapak rektor, dengan ini kami menyatakan Mosi Tidak Percaya, dan menuntut rektor Universitas Sam Ratulangi segera mengundurkan diri” tandas Max mengakhiri orasinya, disambut dengan tepuk tangan para demonstran.(Dd)

0 komentar:

Posting Komentar