PERNYATAAN SIKAP ALIANSI MAHASISWA, DOSEN, DAN
ALUMNI UNSRAT
Lagi, demo yang dilakukan sejak pekan lalu terus
berlanjut hingga senin (3/3). Aksi yang dimulai dengan orasi dalam aula
fakultas Kedokteran tersebut dilanjutkan dengan pembacaan sikap oleh kelompok
yang tergabung dalam Aliansi mahasiswa, dosen, dan alumni gerakan reformasi
Unsrat. Tepat pukul 12 siang, ketua Senat fakultas Kedokteran mewakili kelompok
ini, membacakan pernyataan sikap dengan lantang.
1.
Menuntut
mundur pimpinan Unsrat yang tidak taat hukum, yakni Prof. Dr. Donald Rumokoy
SH. MH
2.
Mendesak
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) secepatnya memberhentikan
rektor dari jabatannya.
3.
Mengajak
seluruh komponen masyarakat Unsrat untuk melakukan pembenahan secepatnya
terhadap kepemimpinan, administrasi, keamanan, dan ketertiban kampus.
4.
Mengharapkan
dukungan seluruh masyarakat dan gerakan reformasi demi terciptanya lingkungan
yang bersih, jujur, dan akuntabel.
Usai membacakan pernyataan sikap, aksi dilanjutkan
dengan orasi para dosen Fakultas Kedokteran, Hukum, dan Mipa, serta aktivis
mahasiswa. Aksi kali ini, tidak hanya diikuti oleh fakultas Kedokteran namun
terlihat juga gabungan mahasiswa serta dosen dari fakultas Ilmu Budaya, Hukum,
Ekonomi, Teknik, serta beberapa orang dari Fisip.
Aksi yang diikuti para demonstran dengan mengenakan
ikatan kain merah di kepala bertuliskan “Gerakan Reformasi” berjalan menuju
gedung rektorat. Rencananya, mereka akan menunggu ketua Dewan Penyantun Unsrat,
yakni Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Sarundajang, untuk menyampaikan
aspirasinya. (Dedhe)
0 komentar:
Posting Komentar