Rabu, 12 Maret 2014

PERMINTAAN MAAF MAHASISWA HUKUM-MENUJU UNSRAT DAMAI



Ada hal penting yang terjadi di sela pertemuan Pelaksana Tugas Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dengan perwakilan organisasi mahasiswa kemarin rabu, (12/03). Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam lembaga perwakilan mahasiswa di fakultas Hukum Unsrat menyatakan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Unsrat khususnya yang ada di fakultas Teknik.
Berikut pernyataan lengkapnya yang tertulis dalam selembar kertas, “Kami dari seluruh mahasiswa fakultas Hukum Unsrat mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan seluruh civitas Universitas Sam Ratulangi khususnya fakultas Teknik terkait dengan insiden pembakaran gedung yang diduga dilakukan oleh oknum dari mahasiswa fakultas Hukum. Kami dari seluruh mahasiswa fakultas Hukum Unsrat siap mengawal, mendukung, dan bekerja sama dengan aparat berwajib dalam mengusut tuntas terkait hal tersebut”. Pernyataan ini disusun oleh salah seorang mahasiswa fakultas Hukum dan didukung oleh seluruh mahasiswa dari beberapa fakultas yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Permintaan maaf tersebut langsung diterima oleh beberapa mahasiswa Teknik yang juga turut hadir dalam pertemuan yang digagas Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim MS selaku Plt. Rektor Unsrat. Namun, saat kru Inovasi mendatangi fakultas Teknik untuk mengkonfirmasi terkait permintaan maaf dari fakultas Hukum, Gaby Turangian, selaku ketua Badan Perwakilan Mahasiswa fakultas Teknik, mengaku belum tahu mengenai permintaan maaf tersebut. “Saya tadi datang terlambat sekitar jam 11 ke pertemuan di rektorat, karena kita disini baru mendapat info tentang pertemuan tersebut. Dan jujur saja, saya tidak menerima langsung permintaan maaf dari teman-teman Hukum. Tadi ada yang mewakili, tapi hanya mahasiswa biasa dan tidak  mewakili lembaga kemahasiswaan di Teknik sendiri. Kita sendiri terbuka untuk permintaan maaf dari teman-teman yang ada di Hukum, dan siap memaafkan. Cuma alangkah baiknya kita bertemu langsung, kami dari perwakilan organisasi mahasiswa yang ada di Teknik dan teman-teman yang mewakili fakultas Hukum sendiri.”
Prof. dr. Barnabas H.R. Kairupan, Sp.KJ (K) selaku wakil rektor bidang kemahasiswaan, yang dikonfirmasi melalui deputi wakil rektor bidang kemahasiswaan–akrab disapa encik Joice, mengenai hal ini akan segera diadakan pertemuan antar organisasi kemahasiswaan yang ada di fakultas Teknik dan Hukum, pertemuan ini nantinya akan difasilitasi wakil rektor bidang kemahasiswaan sendiri. “nanti tinggal liat waktunya saja kapan, akan segera dilakukan” ujar Encik Joice via telepon.
Sementara itu, upaya rekonsiliasi perdamaian dan keamanan di Unsrat sendiri tidak hanya dilakukan oleh petinggi Kampus. Seluruh elemen yang ada di Unsrat, baik mahasiswa, dosen serta alumni pun berupaya turut terlibat dan mendukung upaya mengembalikan stabilitas perdamaian dan keamanan di Unsrat.
Hal ini terlihat pada aktivitas berbagai elemen masyarakat kampus pada Rabu, (12/03). Plt Rektor yang juga menjabat sebagai Plt Dekan fakultas Kedokteran, diagendakan selesai melakukan pertemuan dengan mahasiswa, juga melakukan kunjungan di fakultas Teknik, fakultas Kedokteran, dan fakultas Hukum. Sementara itu, mahasiswa sendiri selain pertemuan yang diadakan di Rektorat, ada juga aksi damai yang digelar fakultas Teknik. (Dedhe)
Krisdianto Maradesa, mahasiswa Hukum
Gabby Turangian, Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa Teknik

0 komentar:

Posting Komentar