Ada
hal penting yang terjadi di sela pertemuan Pelaksana Tugas Rektor Universitas
Sam Ratulangi (Unsrat) dengan perwakilan organisasi mahasiswa kemarin rabu,
(12/03). Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam lembaga perwakilan mahasiswa
di fakultas Hukum Unsrat menyatakan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat
Unsrat khususnya yang ada di fakultas Teknik.
Berikut
pernyataan lengkapnya yang tertulis dalam selembar kertas, “Kami dari seluruh mahasiswa fakultas Hukum Unsrat mengucapkan
permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan seluruh civitas Universitas Sam
Ratulangi khususnya fakultas Teknik terkait dengan insiden pembakaran gedung
yang diduga dilakukan oleh oknum dari mahasiswa fakultas Hukum. Kami dari
seluruh mahasiswa fakultas Hukum Unsrat siap mengawal, mendukung, dan bekerja
sama dengan aparat berwajib dalam mengusut tuntas terkait hal tersebut”. Pernyataan
ini disusun oleh salah seorang mahasiswa fakultas Hukum dan didukung oleh
seluruh mahasiswa dari beberapa fakultas yang turut hadir dalam pertemuan
tersebut.
Permintaan
maaf tersebut langsung diterima oleh beberapa mahasiswa Teknik yang juga turut
hadir dalam pertemuan yang digagas Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim MS selaku Plt.
Rektor Unsrat. Namun, saat kru Inovasi mendatangi fakultas Teknik untuk
mengkonfirmasi terkait permintaan maaf dari fakultas Hukum, Gaby Turangian,
selaku ketua Badan Perwakilan Mahasiswa fakultas Teknik, mengaku belum tahu
mengenai permintaan maaf tersebut. “Saya tadi datang terlambat sekitar jam 11
ke pertemuan di rektorat, karena kita disini baru mendapat info tentang
pertemuan tersebut. Dan jujur saja, saya tidak menerima langsung permintaan
maaf dari teman-teman Hukum. Tadi ada yang mewakili, tapi hanya mahasiswa biasa
dan tidak mewakili lembaga kemahasiswaan
di Teknik sendiri. Kita sendiri terbuka untuk permintaan maaf dari teman-teman
yang ada di Hukum, dan siap memaafkan. Cuma alangkah baiknya kita bertemu
langsung, kami dari perwakilan organisasi mahasiswa yang ada di Teknik dan
teman-teman yang mewakili fakultas Hukum sendiri.”
Prof.
dr. Barnabas H.R. Kairupan, Sp.KJ (K) selaku wakil rektor bidang kemahasiswaan,
yang dikonfirmasi melalui deputi wakil rektor bidang kemahasiswaan–akrab disapa
encik Joice, mengenai hal ini akan
segera diadakan pertemuan antar organisasi kemahasiswaan yang ada di fakultas
Teknik dan Hukum, pertemuan ini nantinya akan difasilitasi wakil rektor bidang
kemahasiswaan sendiri. “nanti tinggal liat waktunya saja kapan, akan segera
dilakukan” ujar Encik Joice via
telepon.
Sementara
itu, upaya rekonsiliasi perdamaian dan keamanan di Unsrat sendiri tidak hanya
dilakukan oleh petinggi Kampus. Seluruh elemen yang ada di Unsrat, baik
mahasiswa, dosen serta alumni pun berupaya turut terlibat dan mendukung upaya
mengembalikan stabilitas perdamaian dan keamanan di Unsrat.
Hal
ini terlihat pada aktivitas berbagai elemen masyarakat kampus pada Rabu,
(12/03). Plt Rektor yang juga menjabat sebagai Plt Dekan fakultas Kedokteran,
diagendakan selesai melakukan pertemuan dengan mahasiswa, juga melakukan
kunjungan di fakultas Teknik, fakultas Kedokteran, dan fakultas Hukum.
Sementara itu, mahasiswa sendiri selain pertemuan yang diadakan di Rektorat,
ada juga aksi damai yang digelar fakultas Teknik. (Dedhe)
| Krisdianto Maradesa, mahasiswa Hukum Gabby Turangian, Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa Teknik |
0 komentar:
Posting Komentar