Jumat, 16 Mei 2014

Mati Lampu Seminar BTFT Tetap Jalan

Badan Tadzkir Fakultas Teknik tahun ini membuat terobosan dengan melaksanakan seminar mengenai Teknologi dan perubahan iklim dunia. Hari jumat 16 mei BTFT melaksanakan seminar dengan menghadirkan dua pembicara yaitu Prof.Dr.Ir. Sangkertadi, DEA dan Dr.Agus Supangat yang juga merupakan orang pertama Indonesia yang ke Antartika.

Prof.Sangkertadi menyampaikan mengenai Sumbangsi Teknokrat untuk Islam Rahmatan Lil Alamin. Beliau menyampaikan beberapa Teknokrat Islam Indonesia yang memiliki peran penting seperti BJ.Habibi dan Sri Mulyani. Sedangkan Dr.Supangat mensosialisasikan mengenai Memasyarakatkan Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim. Beliau mengatakan bahwa perubahan iklim merupakan kejadian global dan menjadi tanggung jawab dunia. "Kejadian yang terjadi di Antartika akan berdampak di Indonesia dengan rentang waktu tertentu, sehingga tidak bisa kita menutup mata", ujar bapak berdarah Solo ini.

Acara yang dilangsukan di Gedung B Pasca Sarjana UNSRAT ini ditemani dengan listrik yang padam. Namun tetap saja tidak mengurangi antusias peserta yang hadir dengan dibuktikan keaktifan peserta untuk bertanya. Terlihat dari awal sesi sampai akhir tidak ada kesempatan yang dibuang peserta.

"Acara ini dilaksanakan dalan rangka Forum Silaturahmi antar Badan Tadzkir yang ada di Manado" ujar Rendy salah satu panitia. Dari hasil wawancara diketahui bahwa seminar ini merupakan acara ke dua setelah lomba Futsal yang telah dilaksanakan pada tanggal 8 dan 9 Mei.(Whyu)

0 komentar:

Posting Komentar