“Galaunya jadi mahasiswa dan bahagianya jadi mahasiswa”
![]() |
| www.edotzherjunotz.com |
Duduk di bangku perguruan tinggi
adalah harapan dari banyak generasi-generasi mudah. Bagaimana denganmu? Mungkin
kamu bisa menjawabnya dalam hati, atau mungkin memang harapan anda atau bahkan harapan
orang tua. Ini merupakan sebuah pertanyaan yang biasa diajukan para dosen
ketika masuk kelas (pertemuan perdana saat mulai perkuliahan bagi mahasiswa
baru).
Lewat sebuah pertanyaan itu
terkadang ada jawaban yang bunyinya “ ikut teman, ikut keinginan orang tua, atau ada yang lebih
parah jawabannya aku tidak tahu”. Ironis dengan jawaban seperti demikian. Tanpa kita sadari lewat
ucapan kita tersebut, telah memberikan peluang suramnya masa depan kita.
Melihat fenomena seperti ini seakan-akan kita tidak menyadari berlembar-lembar
harapan menanti. Perubahan kearah yang lebih baik merupakan dambaan masyarakat.
Di pundak kau dan aku menempel
tanggungjawab akan hal itu. Tahukah kita? Korupsi waktu adalah satu contoh kecil yang
biasanya kita lakoni. Pernahkah terfikir di benakmu akan pemborosan waktumu? Waktu tak pernah
berhenti, sekalipun engkau memerintahnya untuk berhenti. Ketika kata penyesalan
datang menghampirimu
saat itu kau mulai terpuruk.
Tidak sedikit di luar sana saudara-saudari kita yang ingin menambah
ilmu di perguruan tinggi. Namun hal demikian bukannya menjadi milik saudara-sadari
kita. Putus sekolah dilatar belakangi oleh faktor keluarga , pergaulan, maupu
ekonomi , tetapi ini merupakan fakta yang terjadi
Tiba di mana ketika mahasiswa harus
menerima hasil yang tidak memuaskan. Nilai yang sebenarnya tidak sesuai dengan
hasil yang
sebenarnya ia peroleh. Banyak di antara mahasiswa-mahasiswa hanya karena
hubungan kekerabatan atau uang bergerak. Konsistensi tidak di perhatikan lagi. Pemandangan seperti ini dapat kita
temui di setiap Universitas di seluruh
Nusantara baik negeri maupun swasta.
Lain hal dengan para mahasiswa
yang datangnya terlambat, suka ribut di kelas, BBM-an, dan bermain game
dengan gadget
mereka. Inilah kebiasaan-kebiasaan yang sering di lakukan mahasiswa saat di dalam
kelas. Mereka merasa bahagia dengan kegiatan tersebut. Alhasil yang diperoleh begitui Amazing. Tanpa mereka sadari bahwa mereka memiliki tugas untuk
mempertanggungjawabkan hasil tersebut.
Syukuri dan hargai setiap usaha
ataupun kemampuan
mu. Sekecil apa pun itu banggalah dengan kebenaran yang kau lakukan. Jangan
pernah kecil hati, lewat tindakan kecilmu itu dapat mengubah hidupmu asalkan
engakau mau menekuninya.(Elfira-Kru Baru Ino)

0 komentar:
Posting Komentar