“Menguatkan Potensi
Perikanan dan Kelautan Bagi Masa Depan Sulawesi Utara”
Kemeriahan acara puncak
Open Day Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang ke-3 berlangsung pada hari
Sabtu (9/04) di Manado Town Square 2. Para pengunjung tidak hanya dihibur oleh
penampilan para mahasiswa FPIK (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan) dan para
peserta Creative Dance Competition. Seolah diliputi semacam keberuntungan,
pengunjung Mantos 2 dihebohkan oleh kehadiran Mongol, Stand Up Comedian asal
Manado yang tak sengaja melewati panggung acara Open Day FPIK. Atas permintaan
panitia, Mongol pun bersedia mengisi acara pada siang hari itu dengan suka
rela.
MarFish Open Day
merupakan acara tahunan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat yang
diselenggarakan bagi siswa-siswa SMA/SMK untuk mengenal FPIK Unsrat dan
jurusan-jurusan yang ada di dalamnya. Open Day ini juga sekaligus menjadi wadah
bagi para siswa-siswi SMA se-Sulawesi Utara untuk mengembangkan bakat yang
mereka miliki melalui berbagai kompetisi menarik, diantaranya adalah 3 on 3
Basket Ball Competition (Putra), English Speech Competition , dan Creative
Dance Competition (umum). Total sekolah yang ikut berpartisipasi berjumlah 13
sekolah dari SMA/SMK se-Sulawesi Utara. MarFish Open Day juga dirangkaikan
dengan ajang pemilihan Putra/Putri FPIK tahun 2016. Para finalisnya tentunya
merupakan Mahasiswa dan Mahasiswi terbaik dari 6 program studi yang ada di
FPIK. Finalis Putra/i FPIK juga telah melalui serangkaian proses karantina yang
cukup berat selama satu minggu. Hingga akhirnya gelar Putra dan Putri FPIK
disematkan kepada Yehezkiel Marpaung dan Gladys Poluan sebagai Putra dan Putri
FPIK tahun 2016.
Open Day FPIK
tahun ini mengangkat tema “Strengthening MarFish for the Future of North
Sulawesi” MarFish sendiri adalah jargon para Mahasiswa di FPIK, yaitu merupakan
singkatan dari Marine and Fisheris, yang berarti Perikanan dan Kelautan
dalam bahasa Indonesia. Melalui tema ini, panitia penyelenggara ingin
meyampaikan pesan kepada para calon Mahasiswa dan masyarakat luas mengenai
potensi Perikanan dan Kelautan di daerah tercinta kita, Sulawesi Utara.
Provinsi Sulawesi Utara yang terletak di segitiga terumbu karang dunia memiliki
kekayaan 390 spesies terumbu karang dan berbagai jenis ikan bernilai
ekonomi tinggi (E. Turak and L. DeVantie: Reef-building
corals of Bunaken National Park: Rapid ecological assessment of biodiversity
and status) yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Mulai dari
keanekaragaman hayati laut yang berlimpah yang dimiliki Sulawesi Utara,
hingga berbagai potensi pendukung lainnya seperti pariwisata, budidaya
perikanan, industri pengolahan, produk farmasi laut, transportasi laut, dan
kearifan lokal masyarakat pesisir pun menjadi anugrah yang tak ternilai.
Dalam beberapa tahun
terakhir, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat memang agak gencar
menyosialisasikan berbagai jurusan yang ada di FPIK kepada para calon
mahasiswa, yaitu para pelajar SMA/SMK di berbagai daerah di Sulawesi Utara.
Berbagai kerja sama antar universitas dari dalam dan luar negri juga telah
dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di FPIK. Namun hingga saat ini
jumlah mahasiswa FPIK sendiri memang masih kalah jika dibandingkan dengan
fakultas-fakultas lain yang ada di Unsrat. Tetapi yang menjadi fokus utama
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi adalah
bagaimana menyediakan lebih banyak sumber daya manusia bagi sektor perikanan
dan kelautan yang berkualitas bagi Sulawesi Utara. Sampai saat ini baru 20%
potensi perikanan yang mampu dimanfaatkan. Sedangkan nilai potensi perikanan
yang kita miliki setiap tahunnnya bisa mencapai 320 Trilliun.
Sebagai Mahasiswa
Perikanan dan Ilmu Kelautan, mereka yakin bahwa dengan memperkuat potensi
Perikanan dan Kelautan di daerah Sulawesi Utara akan menjadi langkah yang tepat
untuk menjamin masa depan masyarakat Sulawesi Utara yang lebih baik. Namun,
potensi besar yang dimiliki tentunya tidak akan mampu dikelola dengan maksimal
jika tidak dibarengi dengan jumlah sumberdaya manusia yang kompeten di
dalamnya. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan sendiri memiliki 6 program
studi, diantaranya : Manajemen Sumberdaya Perairan, Budidaya Perairan, Ilmu
Kelautan, Teknologi Hasil Perikanan, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, dan Agribisnis
Perikanan. Ke-enam program studi tersebut tentunya memilki fokus yang
berbeda-beda, tetapi kesemuanya sama-sama bertujuan untuk menghasilkan
sarjana-sarjana FPIK yang berkualitas, dan diharapkan dapat mengelola
sumberdaya perikanan dan kelautan yang berkelanjutan bagi Sulawesi Utara. (Tika)

Para Finalis Putra/Putri bersama Dekan dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan saat berfoto bersama (foto : Andre)

Stand Up Comedian Mongol saat mengisi acara malam puncak MarFish Open Day 2016 (Foto : Nico)

Seluruh Panitia MarFish Open Day 2016 bersama Para Finalis saat berfoto bersama
| Para Finalis Putra/Putri bersama Dekan dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan saat berfoto bersama (foto : Andre) |
| |
| Stand Up Comedian Mongol saat mengisi acara malam puncak MarFish Open Day 2016 (Foto : Nico) |
| Seluruh Panitia MarFish Open Day 2016 bersama Para Finalis saat berfoto bersama |
0 komentar:
Posting Komentar